Agar Lebih Oke Lahir Dan Batin

sat-jakarta.com – Tahukah Mama, sedikit perubahan saja menuju sehat lahir dan batin, manfaatnya bisa dirasakan sepan- jang hayat. Perubahan yang dibutuhkan sebenarnya sederhana. Namun, behasil atau tidaknya sa ngat ditentukan oleh komitmen yang kuat. Inilah tiga di antaranya agar kita bisa mengecap hidup sehat lebih lama.

Baca juga : kursus IELTS terbaik di Jakarta

Perbaiki Kualitas Tidur Bangun tidur, sudah seharusnya kita merasa bugar. Namun apa yang terjadi, rasa letihkah yang tertinggal? Ini menandakan kualitas tidur yang rendah. Bisa karena waktunya yang kurang atau karena tubuh yang melakukan “perlawanan”. Tanpa tidur yang berkualitas, kita akan mengalami keletihan dan kegelisah an karena tidur sebenarnya merupakan waktu bagi tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri.

Untuk memperbaiki kualitas tidur, cobalah langkah-langkah ini: • Sediakan waktu tidur yang cukup. Untuk orang dewasa kurang lebih 6-8 jam. • Menjelang tidur, hentikan aktivitas berpikir yang berat-berat. Pikirkan hal-hal yang menyenangkan agar otak dan tubuh menjadi relaks. • Sebelum tidur, santaplah makan malam dalam porsi cukup kira-kira tiga jam sebelum jam tidur tiba. Waktu tiga jam cukup untuk tubuh mencerna makanan dan kembali relaks. Sebaliknya, kondisi lapar atau kekenyangan membuat kita susah tidur. • Atur suhu ruangan hingga ke titik nyaman. • Kalau perlu, sempatkan tidur siang agar kekurangan waktu tidur di malam hari bisa terbayar. Perbaiki Diet Harian Jangan salah mengartikan diet dengan kegiatan mengurangi porsi dan waktu makan. Diet seperti itu tidak sehat dan tidak tahan lama.

Diet yang benar tidak akan membuat kita kelaparan dan menderita. Untuk mempertahankan kesehatan, dalam sehari kita harus mengasup sumber karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat, dan air dalam jumlah cukup. Lantas apa bedanya dengan asupan yang biasa kita dapatkan selama ini? Perhatikan jenis bahan makanan dan komposisi gizi yang masuk ke dalam tubuh. Dalam pola makan gizi seimbang, jenis bahan makanan dan komposisi gizi harus mengikuti kebutuhan berdasarkan usia dan kondisi kesehatan seseorang. Misalnya saja, asupan protein dari daging merah tidak terlalu dianjurkan bagi golongan usia senior.

Mengapa? Karena meskipun kaya akan protein dan zat besi, daging merah merupakan sumber kolesterol jahat yang membawa risiko terjadinya gangguan pembuluh darah dan jantung. Jadi, diet sehat sebenarnya merupakan upaya mengonsumsi makanan yang tepat dan seimbang bagi setiap individu. Secara umum, individu-individu ini dikelompokkan bersdasarkan usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan (apakah sedang sakit, kelebihan berat badan, sedang hamil, dan sebagainya).

Contohnya, perempuan usia belia dan usia produktif membutuhkan asupan kalsium, vitamin D, dan zat besi lebih banyak sebagai persiapan untuk menjalani kehamilan yang sehat. Kalau perlu, berkonsultasilah pada ahli gizi untuk mengetahui diet sehat yang tepat bagi kondisi kita saat ini. Perbaiki Kondisi Batin Untuk bisa berhadapan dengan stres, pertama-tama terimalah bahwa stres adalah bagian dari hidup itu sendiri. Selamanya kita tak akan pernah bebas dari stres. Mengubah cara pandang seperti ini sangat membantu kita untuk bertahan dalam tekanan.

Setelah itu, belajarlah menghadapi stres dari sisi positif dengan menjadikannya sebagai motivasi untuk mencapai yang terbaik. Ini penting, karena stres yang tidak terurai meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, stroke, dan serangan jantung. Stres juga sering memicu kita berlaku buruk pada rekan sekerja dan keluarga. Sangat disayangkan, bukan? Mulai saat ini, ubahlah rutinitas sehari-hari dan lakukan hal-hal yang menyenangkan tetapi tidak merugikan untuk melepas stres. Contohnya, tertawa lepas, bersantai, bermain, berolahraga, bermeditasi, beribadah, dan berkegiatan hobi. Seks juga merupakan pelepas stres yang baik selama dilakukan bersama orang yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *