Cara Merangsang Anak Berjalan Sendiri

? Rambatan Ini adalah istilah yang menggambarkan proses berjalan sendiri dengan berpegangan pada suatu tumpuan, misalnya tembok atau perlengkapan rumah tangga seperti meja/ lemari. Agar anak tertarik untuk merambat, rangsang dengan mengeluarkan suara menarik, seperti nyanyian, memanggil nama anak, atau suara binatang. Bisa juga dengan meletakkan mainan favoritnya dalam jarak tertentu, tetapi jangan terlalu jauh, agar anak mau berusaha berjalan untuk meraihnya. Cara ini akan menguatkan otot-otot kaki dan tungkai anak. Pastikan tidak ada barang-barang berbahaya di sekeliling anak dan beri pujian atas usaha anak untuk berjalan tanpa dibantu.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

? Gerakan mendorong. Berikan stimulasi dengan merangsang anak untuk mendorong, bisa mendorong apa saja, entah itu kursi plastik ataupun mainan yang bisa didorong. Tentu saja cara ini membutuhkan pengawasan ekstra dari Mama Papa. ? Berpegangan pada boks bayi. Anak bisa berdiri di salah satu sudut boksnya yang diberi pelin dung (bumper) di sekililing bagian dalam boks, lalu arahkan ia untuk berpegangan pada pagar boks. Biarkan anak berjalan menyusuri boks. Cara ini cukup aman karena bila anak jatuh, ada kasur yang dapat melindunginya dari benturan keras.

? Menatih. Mama bisa membantu anak melangkahkan kaki dengan memegangi ketiaknya. Hindari menggenggam tangan anak di telapak tangan atau pergelangan tangan karena gerakan anak dapat membuat lengan atau tangan terpuntir. Kegiatan ini mungkin akan melelahkan, tapi kuatkan diri untuk melakukannya. Hentikan latihan berjalan sendiri ketika anak sudah menolak melakukannya. Bisa jadi karena dia sudah kelelahan.

? Tanpa alas kaki. Biarkan anak belajar berjalan sendiri tanpa memakai alas kaki, seperti kaus kaki atau sepatu. Hal ini membuatnya lebih mudah mencengkeram permukaan alas ruang atau tanah ketimbang saat ia mengenakan alas kaki, sehingga dapat membantunya mencari keseimbangan. Selain itu, indra peraba di kaki anak akan terstimulasi. Agar telapak kaki anak tetap aman, hindari permukaan yang berbatu atau kasar dan tajam.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *