KPK Tangkap Bupati Banyuasin

Penyidik Komisi Pemberantasan Ko rupsi menangkap Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian di rumah dinasnya di Ba nyuasin, Sumatera Selatan, Ahad dua pe kan lalu. Pria 32 tahun ini ditangkap ber sama lima orang lainnya, yakni seorang pengusaha, seorang makelar proyek, dan empat anak buahnya. Yan diduga menjanjikan sebuah pro yek di Dinas Pendidikan Banyuasin kepa da Zulfkar Maharami, Direktur CV Putra Pratama. Sebagai imbalan, Yan meminta dana Rp 1 miliar untuk pergi beribadah haji.

Gaduh Kuningan Karena Aguan Bag5

Menurut sumber ini, tim dalam gelar perkara itu memaparkan hasil pemeriksaan saksi dan bukti elektronik yang mengarah ke dugaan keterlibatan Aguan dan anaknya dalam kasus reklamasi. Tim selanjutnya membagi peran keduanya dalam dua kasus. Kasus pertama berkaitan dengan suap yang menjerat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Mohamad Sanusi, dan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja. Peran Aguan dan Richard ini juga tertuang dalam dakwaan Ariesman dan anak buahnya, Trinanda Prihantoro. Kamis pekan lalu, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menghukum Ariesman dan Trinanda masing-masing tiga tahun dan dua tahun enam bulan penjara. Peran Aguan dan Richard dalam kasus pertama ini,

 

Arcandra Dan Standar Moral Bag3

Ternyata syarat pengambilan paten di sana tidak demikian. Artinya, Arcandra punya kekuatan untuk berdusta. Inilah yang mengkhawatirkan. Dalam kasus Arcandra, kita tidak hanya berhadapan dengan masalah prosedur dan teknis, tapi dengan sesuatu yang lebih mendasar, yakni standar moral yang dipertaruhkan. Jika standar moral—dusta adalah salah satunya—sudah direlatifan, kita bisa kehilangan pegangan tentang apa yang benar dan tidak benar.

Ukuran yang baik dan yang jahat menjadi absurd, dan korbannya adalah seluruh karakter ketatanegaraan. Jika benar proses ”naturalisasi” Arcandra akan menempuh jalan pintas supaya ia bisa segera dilantik sebagai menteri, cerita ini pun menusuk hati. Dalam proses yang wajar, seseorang membutuhkan lima tahun tinggal di Indonesia sebelum mendapatkan naturalisasi. Arcandra mendapat keistimewaan, dan kita ingin tahu: apa yang istimewa dari orang ini?

Bersatu Mengejar Mimpi Bag3

Tapi hal ini rupanya tak membuat kenyataan seindah kata-kata saat pendaftaran anggota resmi tiba. Pada hari pertama, hanya 9.000 kertas formulir keanggotaan yang diserap. ”Hari ini, hari pertama pendaftaran keanggotaan partai dibuka. Kami banyak menerima pendaftaran, bahkan ada yang datang dari jauh, naik bus, taksi, sama-sama berjuang. Hampir 9.000 telah dibagikan,” tulis Partai Pribumi Bersatu Malaysia bernada positif di laman Facebook resminya.

Menurut Malay Mail Online, angka 9.000 bukan apa-apa dibanding jutaan penyokong UMNO dan koalisi berkuasa, Barisan Nasional. Hal ini menimbulkan keraguan, apa benar mereka dapat mengalahkan partai nasionalis Malaysia yang telah berkuasa sekian lama. Apalagi pemilihan umum bakal digelar dalam waktu kurang dari dua tahun lagi.

Tuduhan Maut Kenalan Baru

SAUT Edward Rajagukguk mencoba keluar dari dilema dalam membela terpidana mati Zulfqar Ali. ”Kami me nyiapkan surat untuk Jaksa Agung agar meninjau kembali kasus ini,” kata Saut, Selasa pekan lalu. Sebelumnya, Saut dan keluarga Zulfqar terus bergulat dalam perdebatan apakah perlu memohon grasi (ampunan) kepada presiden atau tidak. Bila mengajukan permohonan grasi, Zulfqar artinya mengaku bersalah.

Padahal, menurut Saut, warga negara Pakistan itu tak merasa terlibat sindikat narkotik internasional seperti dituduhkan penegak hukum Indonesia. Sebaliknya, bila tak mengajukan permohonan grasi, Zulfqar sama dengan menghitung hari menunggu eksekusi mati. Tentu saja, baik Zulfqar maupun keluarganya tak mau menerima hukuman paling berat tersebut.

Merayakan Jazz Hingga Lereng Gunung

Dalam lima tahun belakangan, perhelatan jazz semarak digelar di sejumlah daerah di indonesia. Lokasi konser sebagian besar di alam terbuka, seperti di pelataran candi dan museum, di kampung, serta lereng gunung. Macam-macam konsep yang mereka usung dalam menyuguhkan musik jazz. Namun satu yang menyamakan geliat festival-festival itu: merayakan jazz sebagai sebuah kegembiraan.

Dari atas pentas di pelataran amfteater terbuka Jiwa Jawa Resort di kaki Gunung Ijen, suara angklung paglak mengalun lirih. Tempo alunan instrumen musik tradisional itu kemudian kian cepat dan mengentak, disusul lantunan rebana dan kendang Banyuwangi. Denting piano dan petikan bas masuk menimpali. Paduan musik tradisional yang dimainkan kelompok Pathok Laraswangi, Banyuwangi, dengan grup musik etnik bernuansa jazz dari Yogyakarta, Kua Etnika, itu membawakan tembang kuno suku Osing bertajuk Nggiring Angin.

Satu Ismail, Lima Disertasi Bag7

Pengacara Nur Alam, Ahmad Rifai, mengaku tak tahu urusan kuliah kliennya. ”Kami belum mengetahui hal itu,” ujar Rifai. Rektor UNJ Djaali menolak tudingan ada plagiarisme disertasi di kampusnya. Untuk mengempang tudingan plagiat dan abalabalnya program kerja sama temuan Tim Evaluasi Kinerja Akademik, ia membentuk Tim Counterpart, yang dipimpin Wakil Rektor UNJ Muchlis Rantoni Luddin.

Mereka juga mengklaim menggunakan Turnitin untuk mendeteksi plagiarisme kelima disertasi itu. ”Hasil kesimpulan tim ini, plagiarisme itu tidak ada,” kata Djaali saat ditemui pada Kamis tiga pekan lalu. Djaali adalah promotor untuk kelima kandidat doktor yang dituding melakukan plagiat itu. Total pada 2012-2016, Djaali menjadi promotor bagi 327 kandidat doktor.

Menghubungkan Indonesia, Membangun Perekonomian Daerah Bag3

“Di daerah-daerah perbatasan, dibangun jaringan jalan sehingga mulai muncul pusat-pusat pertumbuhan baru. Daerah-daerah yang sebelumnya hanya dijangkau dengan pelayaran, sekarang sudah ada bandara,” katanya. Misalnya, Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, di Laut Natuna Utara yang berbatasan dengan Malaysia, Vietnam, dan Thailand.

Sebelum ada bandara, daerah ini hanya bisa diakses menggunakan kapal laut selama 7-25 jam dari pelabuhan di Batam dan Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Namun, sejak dibangun Bandara Letung pada November 2016, waktu tempuh menjadi kurang dari satu jam. “Kalau (pariwisata) daerah ini dikelola dengan bagus, orang akan datang ke sana dan perekonomian akan tumbuh,” ucapnya. Apalagi, kata Djoko, Anambas punya potensi pariwisata sangat bagus ditambah biaya hidup (sewa hotel dan makanan) yang masih relatif murah.

Kerja Bersama Mewujudkan Konektivitas Indonesia Bag2

Konektivitas tercapai dengan adanya sarana transportasi yang memadai, baik melalui darat, laut, maupun udara. Dengan kondisi Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan medan yang beragam, membangun sarana transportasi itu bukanlah pekerjaan mudah dan dana yang dibutuhkan cukup besar. Itu sebabnya, kata Budi, proyek-proyek transportasi tidak dapat diselesaikan dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) saja.

“APBN hanya bisa men-cover 30-40 persen saja, sisanya kerja sama dengan swasta, baik BUMN (badan usaha milik negara) maupun swasta nasional dan asing,” ujarnya. Ada beberapa model kerja sama yang ditawarkan pemerintah, salah satunya adalah Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Skema ini sebenarnya sudah sering diterapkan untuk jalan tol, pelabuhan, dan bandara, tapi untuk kereta api KPBU merupakan hal baru.

Amerika Habiskan Rp 22.312 Triliun untuk Perang

Pemerintah Amerika Serikat merilis dokumen berisi belanja rangkaian operasi militer untuk memerangi teroris yang berlangsung sejak 2001. Dalam dokumen yang dikutip oleh CNBC, kemarin, Departemen Pertahanan Amerika Serikat menyatakan total dana yang dihabiskan mencapai US$ 1,5 triliun atau Rp 22.312 triliun untuk lima operasi militer.

Dari lima operasi tersebut, dua di antaranya adalah Operation Iraqi Freedom dan New Dawn di Irak serta Operation Enduring Freedom sudah berakhir masing-masing pada 2011 dan 2014. Kedua operasi tersebut menelan dana US$ 1.315,2 miliar. Sedangkan tiga operasi lainnya, yakni Operation Freedom Sentinel, Operation Inherent Resolve, dan Operation Noble Eagle, masih berlangsung dan sudah menghabiskan anggaran US$ 185,5 miliar.