Direksi Garuda Indonesia Bakal Dirombak Bag5

Nilai tukar rupiah yang terus melemah dan kenaikan harga avtur menjadi salah satu penyebab kerugian. Namun angka kerugian pada awal tahun ini relatif membaik jika dibanding periode yang sama pada 2017, saat Garuda merugi US$ 284 juta atau sekitar Rp 4,11 triliun. Sebelumnya, Pahala mengatakan kerugian tersebut bisa ditekan karena Garuda bisa mencatatkan pertumbuhan pendapatan operasional US$ 1,9 miliar atau sekitar 5,9 persen. Adapun pengeluaran operasional tumbuh 0,3 persen atau senilai US$ 2,1 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *