Kolaborasi Nyaman Keyboard dan Tablet

Saat memakai gadget, selama ini kita sering dipisahkan oleh kategori laptop dan tablet. Keduanya memang perangkat yang sangat berbeda prioritas pemakaiannya. Laptop cenderung untuk bekerja, sedangkan tablet untuk hiburan dan pekerjaan ringan. Kali ini Asus punya perangkat unik. Kawin silang laptop dan tablet pun jadi produk jualan. Sebagai salah satu produsen laptop terbesar, Asus mengawinkan laptop dan tablet menjadi satu perangkat. Hasilnya, Asus Transformer Pad ini. Saat digabungkan, tablet ini benarbenar terasa layaknya laptop. Apalagi layarnya yang 10,1 inch juga begitu lega. Tablet ini berbentuk seperti tablet kebanyakan, dengan jarak pinggiran layar yang tebal. Tombol yang tersedia juga standar saja, ada tombol power, volume, port microUSB, jack audio 3.5mm, lalu slot microSD dan slot micro SIM. Di belakang ada kamera tanpa fl ash serta speaker stereo di sisi kiri dan kanan.

Firmware ASUS Transformer Pad (TF103CG) - Service emmc | Perbaikan

Keyboard fi siknya berbentuk Qwerty penuh, dengan tombol fungsi lengkap. Maka hampir semua akses ke layar bisa dilakukan lewat keyboard. Tombol terasa empuk dan nyaman dipakai mengetik, berkat ukuran yang besar dan jarak antar tombol yang lega. Selain tombol Qwerty dan simbol, di keyboardnya juga ada tombol Home, Back, Mouse On/Off , WiFi On/Off , Sleep, pengatur kecerahan layar, screenshot, setting, player audio, volume. Dengan menekan tombol Zz layar akan mati, dan akan menyala lagi dengan menekan tombol apa saja. Di sisi atas keyboard, ada bagian docking yang terdiri dari port docking, pengunci, dan tombol pembuka kunci. Keyboard dan tablet ini bisa dilepas pasang dengan mudah. Asus membuat satu koneksi di sisi tengah keyboard berbentuk docking, yang dibantu pengunci di kanan kirinya.

Untuk menempelkan tablet ke keyboard, tinggal posisikan lubang docking tablet ke port docking di keyboard, sambil memastikan dua pengunci di sebelahnya telah terpasang dengan baik. Untuk melepas tablet dari keyboard, cukup tekan tombol pembuka kunci di bagian docking keyboard. Proses melepas pasang ini bisa berlangsung mudah dan cepat. Saat terpasang, tablet terikat kokoh dengan keyboard dan tak bergerak meski posisinya dibolak-balik. Di keyboard juga ada mouse pad seperti keyboard laptop, lengkap dengan tombol klik kiri dan kanan. Mouse juga punya fungsi lengkap, seperti geser jari, sentuh satu/dua kali, tarik lepas jari, gulir dua jari, atau sentuh terus dua jari. Tersedia pula satu port USB untuk memasang perangkat USB seperti mouse atau fl ashdisk. Berjenis USB OTG, port USB di keyboardnya bisa mengenali mouse atau fl ashdisk dengan cepat, sesaat setelah dicolokkan.

Pendek kata, mirip dengan pemakaian laptop. Layarnya lega dan mampu menampilkan konten yang tajam, meski terbilang kurang cerah. Respon layar sentuhnya juga responsif terhadap jari, memudahkan akses ke seluruh bagian layar. Perpaduan layar sentuh dan keyboard empuk, membuatnya nyaman dipakai untuk bekerja. Tinggal menyesuaikan diri saja dengan cara pakai yang agak berbeda dengan laptop Windows. Berbasis Android KitKat, antarmukanya sudah dipermak dengan ZenUI meski tak banyak beda tampilannya. Saat digabung ke keyboard, tampilan layar mendatar dan tak bisa berubah posisi otomatis (auto rotate). Quick Settings bisa diakses dengan menariknya dari sisi atas layar. Selain setting cepat yang sudah biasa ada, tersedia akses cepat ke Quick Memo, Audio Wizard, Smart Saving, reading mode, dan Play To.

Selain bawaan Google, banyak pula aplikasi menarik yang dibenamkan, seperti AudioWizard, PC Link, Party Link, PowerSaver, Remote Link, Share Link, Splendid, Asus Story, dan SuperNote. Dengan Splendid, kita bisa kalibrasi warna dengan mudah. PowerSaver bisa menghemat baterai, sedangkan AudioWizard memudahkan optimalisasi kualitas audio saat mendengarkan musik atau menonton video. WebStorage menyediakan layanan penyimpanan data online yang sangat besar, 5GB. Pemilik tablet bisa menyimpan data gratis selama dua tahun. Sementara PartyLink memungkinkan berbagi foto dengan perangkat Asus lainnya. Seperti namanya, PC Link dipakai untuk menghubungkan ke laptop Windows lain. Dengan Asus Story kita bisa menampilkan kumpulan foto dalam sebuah album bercerita. Sedangkan SuperNote membantu membuat catatan yang menarik termasuk tampilan tulisan tangan, yang berguna saat melakukan presentasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *