Uji Keampuhan INTEL X99 ala NET89 Bag2

Uji Keampuhan INTEL X99 ala NET89 – DDR4 juga memungkinkan densitas yang lebih tinggi: 1 modul DDR4 dapat menampung hingga 16 GB, berbeda dengan DDR3 yang hanya terbatas pada 8 GB. Dengan 8 slot yang tersedia di kebanyakan motherboard dengan chipset X99, pengguna dapat menginstal RAM hingga 128 GB di PC-nya. Kelebihan lainnya adalah clock speed maksimal yang dapat dicapai. Menurut Corsair, jika sangat jarang modul DDR3 yang mampu menembus frekuensi 3.200 MHz, maka DDR4 dirancang untuk melebihi frekuensi tersebut.

Jika ditarik kesimpulan, kehadiran X99 dapat diibaratkan sebagai upaya Intel untuk memodernisasi X79, mengingat X79 sudah cukup berumur. Satu hal yang disayangkan adalah tidak ada peningkatan dalam jumlah lane yang didukung untuk PCIe. Untuk urusan ini, keduanya memiliki jumlah yang sama, yaitu 40. Ini menyebabkan pengguna enthusiast tidak dapat menikmati pengaturan triple SLI atau Crossfire di kecepatan penuh (x16); alihalih harus puas dengan pengaturan dual x16 ditambah satu x8.

Menguji motherboard dengan chipset X99 Update yang diberikan Intel memberi stimulus besar bagi produsen motherboard. Ini terlihat pada banyaknya motherboard baru yang diperkuat oleh chipset X99. Pada akhirnya, pengguna memiliki pilihan yang lebih banyak apabila ingin membangun sistem dengan prosesor Haswell E. Mencoba mewakili keadaan pasar, memilih 8 motherboard dengan chipset X99 dari 4 produsen yang menjadi peserta tes yang dilakukan.

Rinciannya, ASRock diwakili oleh X99 Extreme4 dan X99X Killer; Asus diwakili oleh X99-A dan X99- Deluxe; Gigabyte diwakili oleh GA-X99-SOC Force dan GA-X99- Gaming GI WIFI; dan MSI diwakili oleh X99S GAMING 7 dan X99S XPOWER AC. Secara singkat, keseluruhannya mengusung beberapa feature yang sama, di antaranya 8 slot untuk modul DDR4, dukungan terhadap M.2 (walaupun ukuran yang didukung berbeda-beda), dan minus interface grafis (karena tidak ada IGP pada Haswell E).

Pembedanya sendiri bergantung pada harga dan segmen yang dituju oleh masing-masing produk: kelas entry level dengan harga dan kelengkapan terendah, kelas gaming dengan feature pendukung gaming yang melimpah, serta kelas overclocking dengan berbagai kelebihan yang memudahkan pengguna untuk menembus batas atas performa PC yang dimiliki. Komponen pendukung tes Agar hasil pengujian bersifat seobjektif mungkin, seluruh motherboard diuji dengan komponen pendukung yang sama. Dengan begitu, diharapkan faktor pembeda terbatas pada motherboard itu sendiri.

Sumber : https://net89.net/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *